Komitmen di Sahara, Perancis Akan Kirim 600 Pasukan Tambahan ke Sahel Afrika

0

MYLESAT.COM – Perancis telah terlibat dalam Operasi Barkhane dalam memerangi teroris di wilayah Sahara dan Sahel, yang berbatasan dengan gurun pasir.

Menurut Kementerian Pertahanan Perancis, sekitar 4.500 prajurit berpartisipasi dalam operasi itu, karena negara Perancis berkolaborasi dengan Burkina Faso, Mali, Mauritania, Niger, dan Chad yang dikenal sebagai G5 Sahel.

“Perancis akan mengerahkan 600 prajurit tambahan di jalur Sahel-Sahara untuk meningkatkan operasi di kawasan itu,” ungkap Menteri Pertahanan Florence Parly (2/2/2020).

“Bagian lain dari bala bantuan ini akan secara langsung dilibatkan dengan pasukan G5 Sahel untuk menemani mereka dalam pertempuran,” katanya.

Menurut Menhan, bala bantuan militer akan memungkinkan pasukan Perancis untuk meningkatkan tekanan terhadap Negara Islam di Sahara Besar – sebuah kelompok jihad yang berafiliasi dengan Daesh di Afrika.

Situasi di kawasan itu tetap tegang di tengah konflik yang sedang berlangsung di bagian utara dan barat benua itu, termasuk perang saudara di Libya dan bentrokan antara militan Tuareg dan pasukan Mali.

Pada saat ini, Sahel menyaksikan kegiatan oleh faksi-faksi bersenjata Islamis yang membahayakan pasukan lokal dan warga sipil.

Paris mengirim pasukannya ke Mali pada 2012, ketika Tuareg merebut wilayah yang luas di bagian utara Mali, yang mengarah ke kampanye militer Perancis yang bertujuan untuk mengembalikan kendali atas kawasan itu kepada pemerintah.

Share.

About Author

Leave A Reply