Situasi Memburuk, FAA Peringatkan Maskapai AS Tinggalkan Venezuela dalam 48 Jam

0

MYLESAT.COM – Administrasi Penerbangan Federal (FAA) Amerika Serikat (AS) mengeluarkan peringatan kepada maskapai AS untuk dalam waktu 48 jam meninggalkan ruang udara Venezuela dengan rute yang paling cepat (the most expeditious possible route).

Hari ini, Rabu (1/5/2019) seperti dikutip sputniknews, FAA telah mengeluarkan perintah yang melarang maskapai AS terbang di bawah 26.000 kaki (sekitar 8.000 meter) di atas wilayah udara Venezuela.

FAA menyebut larangan ini dengan “meningkatnya ketidakstabilan dan ketegangan politik” dan “risiko yang tidak disengaja untuk operasi penerbangan”.

“Semua operasi penerbangan di wilayah itu dan wilayah udara Venezuela pada ketinggian di bawah FL 260 (26.000 kaki) oleh orang-orang yang dijelaskan dalam paragraf A di bawah ini dilarang hingga lebih lanjut dinasihati karena meningkatnya ketidakstabilan dan ketegangan politik di Venezuela dan risiko tidak sengaja terkait operasi penerbangan,” bunyi pernyataan itu.

“Orang-orang yang diuraikan dalam paragraf A di atas, yang berada di wilayah dan wilayah udara Venezuela pada saat notam ini dikeluarkan, dapat meninggalkan wilayah dan wilayah udara Venezuela dengan rute yang mungkin paling cepat dalam waktu 48 jam dari saat notam dikeluarkan, jika pilot in command menentukan bahwa operasi dapat dilakukan dengan aman,” lanjut bunyi pernyataan FAA.

Menurut pernyataan itu, peringatan ini berlaku untuk semua maskapai penerbangan yang terdaftar di Amerika Serikat.

Krisis politik di Vaenezuela berubah lagi pada Selasa (30/4/2019) pagi, ketika pemimpin oposisi Venezuela Juan Guaido dan para pendukungnya berkumpul di jalanan Caracas di depan pangkalan militer La Carlota.

Sebelumnya, Guaido meminta rakyat Venezuela dan tentara untuk turun ke jalan guna menyelesaikan operasi untuk menggulingkan kepala negara yang sah, Maduro.

Setelah itu, Penasihat Keamanan Nasional AS John Bolton mengatakan bahwa semua opsi ada di atas meja mengenai situasi saat ini di Venezuela.

Sebelumnya Menteri Luar Negeri Venezuela Jorge Arreaza mengatakan bahwa AS telah menandatangani upaya kudeta di Venezuela dengan menyerukan angkatan bersenjata negara itu untuk mendukung parlemen oposisi.

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply