Setia dengan Dassault, AU Australia Perbarui Armada VIP dengan 3 Falcon 7X

0

MYLESAT.COM – Angkatan Udara Australia (RAAF) menerima pengiriman jet bisnis pertama Dassault Falcon 7X dari tiga pesanan pada Juni 2017.

Falcon 7X yang mampu terbang jarak jauh ini diimbuhi registrasi A56-001 (MSN283). Pesawat yang diserahkan pada 16 April 2019 ini digunakan untuk angkutan pemerintah dan VIP.

Sisa dua Falcon 7X dijadwalkan akan dikirim dalam beberapa bulan mendatang.

Kehadiran Falcon 7X di lingkungan AU Australia adalah untuk menggantikan trio Bombardier Challenger 604 yang telah digunakan sejak 2003.

Pihak Dassault mengatakan bahwa dengan jangkauan 5.950 mil laut (11.000 km), Falcon 7X dapat terbang dari Canberra ke titik mana pun di Asia tanpa berhenti. Atau dengan hanya sekali perhentian untuk isi bahan bakar, dari ibukota Australia ke Washington DC atau London.

“Desain tiga mesin pesawat memberikan margin keselamatan tambahan, membebaskan operator dari kendala pengoperasian mesin ganda saat terbang lintas benua, lintas samudera,” kata Dassault.

Australia telah menjadi pasar utama Falcon selama hampir setengah abad. Jet bisnis pertama Dassault Falcon 20, memasuki layanan komersial ‘Down Under’ pada tahun 1967, dua tahun setelah digunakan secara global.

Falcon 20 masuk inventaris AU Australia pada tahun yang sama (dengan nama Mystère 20) dan bertugas di wing transport dan utilitas selama 22 tahun sebelum digantikan Falcon 900.

Armada lima pesawat Falcon 900 tetap beroperasi hingga awal 2000-an. Lebih dari 120 Falcon, termasuk lebih 50 Falcon 7X, saat ini dioperasikan oleh operator publik dan swasta di Australia dan negara-negara Asia Pasifik lainnya.

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.