Ibarat Pusaka nan Hilang, U-2 Pun Dikirim AS Cari F-35A Jepang yang Jatuh di Pasifik

0

Pentagon memastikan pada Jumat (12/4/2019) lalu bahwa pesawat intai strategis U-2 Dragon Lady pun dikirim ke Jepang membantu pencarian pesawat tempur F-35A Lightning II JSF milik Jepang yang jatuh di Samudera Pasifik.

Pesawat tempur F-35A Jepang yang naas ini diterbangkan oleh Mayor Akinori Hosomi (41).

Sebelumnya diberitakan, F-35A AU Jepang jatuh saat melaksanakan latihan rutin pada Selasa (8/4/2019).

Menurut sumber militer, pihak pengatur lalu lintas udara kehilangan kontak dengan F-35 sekitar pukul 19:27 sore pada Selasa, sekitar 135 km timur laut dari kota Misawa saat latihan.

Laporan awal menyebutkan, pesawat hilang kontak sekitar 30 menit setelah lepas landas dari Misawa Air Base.

Komandan Pasukan Bela Diri Jepang Koji Yamazaki, telah meminta maaf pada Kamis lalu atas jatuhnya pesawat tempur F-35A di lepas pantai Prefektur Aomori.

Yamazaki mengatakan sangat menyesal karena telah menimbulkan kekhawatiran bagi orang-orang di seluruh Jepang. Dia mengatakan operasi pencarian dan penyelamatan terus dilakukan. Namun ia berhenti membahas apakah kecelakaan itu bisa mempengaruhi rencana untuk mengerahkan lebih banyak pesawat tempur siluman itu.

Karena yang jatuh adalah pesawat tempur tercanggih generasi kelima AS yaitu F-35A, Amerika Serikat pun langsung ‘sport jantung’ dan mengerahkan tim pencari dalam jumlah besar.

AS dilaporkan sangat takut jika Rusia dan China menemukan puing-puing pesawat ini. Petinggi AU AS seperti Letjen David Deptula, menyampaikan kekhawatirannya soal ini saat diwawacara Business Insider.

Mengutip Stars and Stripes, pesawat intai U-2 telah bergabung dalam tim pencari.

Sebelumnya beberapa sumber melaporkan penampakan U-2 di bagian selatan dari titik jatuhnya F-35. Menurut sejumlah sumber, AS juga mengerahkan pesawat lainnya yaitu pesawat patroli maritim P-8 Poseidon dan pembom B-52H.

Sampai saat ini penerbang F-35 ini yaitu Mayor Akinori Hosomi, masih dinyatakan hilang. Hosomi menerbangkan salah satu dari empat F-35 yang ambil bagian dalam latihan Selasa sore itu.

Ini adalah pesawat kedua yang jatuh dalam penerbangannya. Pesawat tempur F-35 pertama yang jatuh adalah F-35B milik Marinir AS, jatuh pada September 2018 di dekat pangkalannya Beaufort, S.C.

Pencairan besar-besaran pesawat tempur Jepang ini membuktikan kekhawatiran AS jatuhnya teknologi F-35A Lightning II JSF ke tangan Rusia atau China.

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.