Jepang Protes Latihan Militer Rusia di Pulau yang Disengketakan, Moskow Bergeming

0

Pemerintah Jepang memberi tahu Rusia melalui saluran diplomatik, bahwa latihan militer Rusia yang dimulai hari Selasa (12/3/2019) di selatan Kepulauan Kuril, tidak bisa diterima pihak Jepang.

“Latihan tersebut akan membantu memperkuat kontingen militer Rusia di Northern Territories. Ini bertentangan dengan sikap negara kita mengenai pulau-pulau itu dan tidak dapat diterima,” bunyi sangkalan Jepang.

Militer Rusia pada Selasa melaksanakan latihan di Etorofu dan Kunashiri, dua dari empat pulau yang dikuasai Rusia di Hokkaido dan diklaim Jepang.

Diperkirakan sekitar 500 tentara dari unit senapan mesin dan artileri Rusia, berpartisipasi dalam latihan. Di antara materi latihan adalah menguji kemampuan pencegahan pendaratan musuh.

Latihan melibatkan sekitar 70 tipe peralatan militer, termasuk MBT T-72 dan mortir.

Moskow memperkuat kemampuan militernya di keempat pulau yang disengketakan, memperlakukan mereka sebagai pijakan militer utama di Timur Jauh Rusia.

Pekan lalu, distrik timur mengatakan tekah melakukan latihan yang melibatkan lebih dari 350 tentara di Kepulauan Kuril, terdiri dari rantai pulau yang disebut Chishima di Jepang, dan empat pulau yang disengketakan.

Akhir tahun 2018, Rusia mengatakan telah membangun sejumlah barak baru untuk menampung tentaranya di pulau yang disengketakan dekat Jepang dan akan membangun lebih banyak fasilitas militer di sana tahun depan.

Pengumuman itu telah membuat Tokyo berang, karena menginginkan Moskow mengurangi aktivitas militernya pada rantai kepulauan yang dikelola Rusia.

Jepang menyebutnya sebagai Northern Territories dan Rusia menyebutnya Southern Kuriles.

Kepemilikan atas keempat pulau ini telah menjadi perselisihan sejak akhir Perang Dunia II, sejak Uni Soviet menduduki pulau ini.

Kemhan Rusia berencana memindahkan pasukan ke empat kompleks perumahan di dua pulau. Juga dikatakan bahwa pasukan dipindahkan ke dua fasilitas serupa tahun 2017 dengan tiga barak lagi direncanakan untuk 2019.

Kemhan Jepang mengatakan, setidaknya ada 3.500 prajurit militer Rusia sudah ditempatkan di dua pulau besar.

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.