Taiwan Sukses Uji Terbang UAV Albatross Buatan Dalam Negeri

0

Akhir Januari 2019, Angkatan Laut Taiwan sukses melakukan uji terbang pertama pesawat tanpa awak (UAV) Albatross.

Pesawat ini dikembangkan secara mandiri di Pingtung.

Drone, yang dikembangkan Institut Sains dan Teknologi Nasional Chung-Shan (NCSIST), melaksanakan lepas landas, pendaratan, dan terbang pertama di sebuah pangkalan militer di Pingtung.

Albatross dirancang dalam struktur material komposit dan sistem modular. UAV ini dilengkapi muatan optik EO/ IR. Albatross memiliki daya tahan terbang lama, dilengkapi sistem navigasi GPS, otopilot, transmisi data serta video real time dan relay komunikasi.

Albatross mampu terbang selama 12 jam dan terbang hingga 180 km. Penggunaannya bisa dilakukan siang maupun malam hari.

Untuk aplikasi militer, Albatross digunakan untuk pengawasan dan pengintaian siang dan malam, akuisisi target dan penilaian kerusakan medan perang.

Semua pencitraan dan data waktu dapat dikirim ke stasiun kontrol darat untuk sistem transmisi relai guna membantu mentransmisikan informasi ke C4ISR, yang memainkan efek operasi preemptive dan gabungan.

Beberapa sumber menambahkan bahwa UAV Albatross ini dikembangkan Taiwan untuk memantau aktivitas militer China.

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.