Operasi Tiada Akhir, Tandai 40 Tahun Pengabdian Tornado GR4 Inggris

0

Pada 25 Januari 2019, Angkatan Udara Inggris merilis foto menakjubkan formasi pesawat tempur Tornado GR4 saat merayakan 40 pengabdian pesawat yang sudah muncul di era Perang Dingin ini.

Baca: Melesat 832 Km/Jam, Jet Tempur Tornado Nyaris Tabrak Sebuah Drone

Baca: Achmad bin Talim, Montir Pesawat Hebat yang Pernah Dimiliki TNI AU

Baca: Perkuat Armada Pesawat Angkut, Bangladesh Beli 2 Hercules C-130J dari Inggris

Bagian penerangan AU Inggris mengatakan bahwa ketika Tornado ditarik dari operasional pada 31 Maret 2019, menandai berakhirnya pengoperasian selama empat dekade pesawat yang telah menjadi tulang punggung kekuatan udara Inggris.

Tiga varian latih Tornado menerima marking khusus termasuk skema kamuflase yang dipakainya di awal penugasan.

“Saya sangat bangga telah memimpin formasi ‘Tail Art’, sebagai perayaan atas pensiunnya Tornado setelah hampir 40 tahun bertugas,” ujar Group Captain Ian (Cab) Townsend.

Keberhasilan penerbangan formasi ini adalah berkat dukungan Whole Force di RAF Marham yang tetap fokus pada upaya mempertahankan kesiapan operasi Tornado, sejak hari pertama tahun 1982 ketika Tornado pertama di Marham.

Tornado pertama kali dioperasikan AU Inggris pada 1979. Pesawat ini menjalankan misi utama interdiksi dan serangan nuklir pada era Perang Dingin.

Debut tempur pesawat ini dalam Perang Teluk 1991. Sejak itu secara berkelanjutan, Tornado terus menjadi tulang punggung Inggris dalam berbagai misi hingga saat ini.

Sekitar 28 tahun setelah misi pertama untuk membebaskan Kuwait, dua skadron Tornado, IX (B) dan Skadron 31 yang tersisa, tetap beroperasi di Timur Tengah.

Pesawat yang dibuat Panavia ini, menjadi tulang punggung Angkatan Udara Inggris, Jerman, Italia, dan Arab Saudi .

Meskipun berukuran sebesar F/A-18 Hornet, namun kapasitas dan daya jangkauan Tornado GR4 benar-benar dahsyat. Hampir seluruh koleksi arsenal dapat diangkutnya.

Baca: Dengan Yakin, Menhan Inggris Izinkan Perempuan Bertugas di Resimen RAF

Baca: Jajaki Kerjasama Pertahanan, Staf Dubes Inggris Temui KSAU

Para penerbang tempur dunia sangat paham, inti kemampuan pesawat tempur yang memiliki harga selangit ini terletak di hidungnya.

Di bagian ini tersimpan radome buatan AEG-Telefunken dengan dua radar buatan Texas Instruments.

Bye bye Tornado

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply