KSAU Pimpin Wingday Sekbang Angkatan 93 Terpadu, Salah Satunya Putra Panglima TNI

0

Ada yang istimewa dalam wisuda perwira Sekolah Penerbang (Sekbang) Angkatan 93 Terpadu tahun 2018 di lapangan Jupiter, Lanud Adisutjipto, Yogyakarta, Jumat (3/8/2018).

Karena di antara salah satu perwira yang dilantik KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna adalah Letda Pnb Handika Relangga Bima Yogatama, yang merupakan putra Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

Total 50 perwira dilantik pagi ini dalam upacara militer yang dipimpin KSAU. Dari 50 penerbang muda lulusan Sekbang Angkatan 93 Terpadu, 15 orang akan menjadi penerbang tempur, 17 penerbang transport, 11 penerbang helikopter, dan tujuh penerbang matra lain yaitu 5 dari TNI AD dan 2 TNI AL.

Ibu Nanny Hadi Tjahjanto menyematkan wing penerbang kepada putranya Letda Pnb Handika Relangga Bima Yogatama. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Sebagai lulusan terbaik diraih Letda Pnb Avinash Harists R, St.Han jurusan penerbang tempur dan transport serta Letda Pnb Andi Muhammad Firdaus dari jurusan rotary wing.

Letda Pnb Avinash lahir di Wonosobo pada 18 Juli 1992. Ia putra dari Drs Sutiyono, Spd yang bekerja sebagai guru dengan Istiyaningsih. Avinash merupakan lulusan AAU 2016.

Sedangkan Letda Pnb Andi Muhammad Firdaus adalah putra dari Kolonel Sus Drs. Suparyono MT yang merupakan anggota TNI AU. Ia lahir di Rembang pada 31 Januari 1994.

Kepada para penerbang muda, KSAU menyematkan Wing Penerbang Kelas 2 sebagai tanda kelulusan dari Sekbang Angkatan 93 Terpadu kepada dua perwakilan yang terpilhi sebagai lulusan terbaik.

Dalam amanatnya Marsekal Yuyu Sutisna mengatakan bahwa wingday merupakan puncak yang dinanti-nantikan oleh wisudawan dan keluarga. “Ini merupakan kulminasi dari perjuangan panjang selama pendidikan Sekbang,” ujar Yuyu.

Pendidikan Sekbang dilaksanakan selama 22 bulan sejak dibuka pada 31 Oktober 2016. “Sejak saat ini kalian resmi menjadi perwira penerbang TNI,” tegas Yuyu lagi.

Letda Pnb Avinash Harists R, St.Han jurusan penerbang tempur dan transport serta Letda Pnb Andi Muhammad Firdaus

Selanjutnya para perwira akan ditempatkan di satuan udara untuk dilatih secara intensif sebagai awak udara yang siap operasional.

Menurut informasi yang mylesat.com peroleh di lapangan,Letda Pnb Handika selanjutnya meneruskan konversi ke pesawat tempur di Skadron Udara 15 di Lanud Iswahyudi, Madiun.

Skadron Udara 15 saat ini mengoperasikan pesawat tempur T-50 Golden Eagle.

Tiga hal ditekankan KSAU sebagai poin penting yang harus dipegang oleh setiap perwira. Yaitu knowledge, skill, dan attitude.

“Namun dari semua itu yang paling penting adalah attitude. Karena attitude akan menentukan perjalanan karier kalian ke depan,” urai Marsekal Yuyu.

Wingday Sekbang Angkatan 93 Terpadu dimeriahkan Jupiter Aerobatic Team dengan leader Letkol Pnb Marcell Dirgantara. Termasuk flypast pesawat tempur T-50i, pesawat Grob G 120TP, dan KT-1 B Woong Bee.

Sebelumnya juga ditampilkan drumband Taruna AAU Gita Dirgantara dan terjun free fall enam penerjun TNI AU yang dipimpin Komandan Detasemen Hanud 474 Paskhas Letkol Pas Fajar Ardi Kriswanto.

Atraksi terjun payung yang memukau keluarga wisudawan. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Paling menarik dalam penerjunan ini adalah keikutsertaan untuk pertama kali Ibu PIA Ardhya Garini sebagai peterjun.

Siti Nurmala yang merupakan atlet terjun payung adalah istri dari Kapten Pas Adim Prasanda, alumni AAU 2008.

Saat memberikan ucapan selamat kepada seluruh penerbang muda, Panglima TNI sempat memberikan pesan singkat kepada putranya.

“Belajar yang baik, ya, semoga sukses,” ujar Panglima TNI singkat kepada putranya.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.