Setelah Seleksi Ketat, Panglima TNI Putuskan 521 Calon Taruna Diterima di Akademi TNI

0

Tepat pukul 15.45 Wib, Kamis (2/8/2018), Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menutup Sidang Pantukhir (Penentuan Akhir) Terpusat Taruna/Taruni Akademi TNI 2018 di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah.

Sidang yang berlangsung alot dan maraton itu berlangsung sekitar 4 jam lebih, dipotong istirahat makan siang pukul 13.30.

Di akhir penutupan Sidang, Panglima TNI membacakan hasil sidang sebagai keputusan mutlak yang dilakukan bersama dan dapat dipertanggungjawabkan. Keputusan ini menentukan jumlah Taruna dan Taruni yang diterima di Akademi TNI untuk tahun pendidikan 2018/2019.

Calon Taruna yang mengikuti Pantukhir 2018. Foto: beny adrian/ mylesat.com

Sebanyak 521 Catar diterima melalui persidangan yang penuh tanya jawab itu.

  • Akmil diterima 296 Catar yang terdiri dari 278 pria dan 18 wanita.
  • AAL diterima 110 Catar dengan rincian 100 pria dan 10 wanita.
  • AAU diterima 115 Catar yang terdiri dari 105 pria dan 10 wanita.

Panglima TNI berharap dengan proses yang alot dan ketat ini akan terpilih para calon perwira TNI terbaik. “Mereka adalah calon pemimpin masa depan TNI, apa yang kita lakukan hari ini akan menentukan masa depan TNI,” ujar Marsekal Hadi.

Sejumlah hal menjadi catatan dari Panglima TNI untuk panitia seleksi untuk menyempurnakan seleksi periode berikutnya.

“Apa yang kita lakukan hari ini tidak akan sia-sia,” ucap Hadi.

“Saya minta panitia daerah lebih teliti dan akurat untuk mencari calon yang terbaik, sehingga di tingkat pusat tidak ada lagi hal yang meragukan,” ungkap Marsekal Hadi.

Selain itu, Panglima TNI juga menyampaikan kepada panitia pusat untuk memikirkan membuat pra-Pantukhir. “Sehingga saat sidang terpusat tidak ada lagi kekurangan,” ujar Hadi lagi.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply