Sjafrie Sjamsoeddin: Pertajam Pisau Militansi dan Intelektualisasi Prajurit

0

Habis masa baktinya sebagai seorang prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) aktif, bukan berarti harus habis pula rasa cinta Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin terhadap almamater yang telah menempanya menjadi salah satu prajurit berkemampuan luar biasa. Lusa (Kamis, 5/10/2017) nanti, almamaternya akan memperingati hari sejarah terbentuknya organisasi mereka.

Menyambut hari bersejarah tersebut, tak lupa lulusan AKABRI 1974 ini pun berpesan kepada segenap prajurit TNI generasi saat ini pada Senin (2/10/2017) lalu, “Sambil mempertajam pisau militansi dan intelektualisasi sebagai Prajurit yang memegang teguh Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.”

Mantan Pangdam Jaya ini pun berharap para prajurit TNI untuk senantiasa meneruskan tradisi santiaji baik dari para sesepuh maupun senior. Karena hal tersebut merupakan tetesan waspada dan mawas diri yang memperkuat jiwa pengabdian prajurit TNI.

Pagi tadi telah usah dilakukan gladi bersih untuk semakin mematangkan persiapan personel-personel TNI yang bertugas dalam acara parade dan defile untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) TNI tahun ini yang bertemakan. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo terlihat memimpin gladi bersih upacara parade dan defile HUT ke-72 TNI yang bertemakan “Bersama Rakyat TNI Kuat” di Dermaga PT Indah Kiat, Cilegon, Banten.

Dalam gladi bersih yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB tersebut, Pangkostrad Letnan Jenderal TNI Edy Rahmayadi bertindak sebagai Komandan Upacara. Hadir dalam gladi bersih tersebut Kepala Staf TNI AD Jenderal Mulyono, Kepala Staf TNI AL Laksamana Ade Supandi dan Kepala Staf TNI AU Marsekal Hadi Tjahjanto.

Terkait dengan HUT TNI tersebut, menurut mantan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI ini, TNI di masa akan datang memiliki tantangan yang tidak mudah. TNI memiliki tantangan yang berbeda dengan tantangan ada pada masa yang telah lalu. TNI perlu untuk terus mempertajam militansi dan intelektualisasinya sebagai prajurit TNI yang kuat, hebat, profesional, sehingga siap mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, berkepribadian, adil dan makmur.

Bagi mantan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertahanan RI ini, tema HUT ke-72 TNI tersebut untuk merefleksikan niat, semangat patriotik dan profesionalisme para prajurit. Karena TNI lahir dari rakyat, berjuang untuk rakyat, dan selamanya untuk rakyat,

 

Teks: Fery Setiawan

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.