Indo-Asia Pacific Jadi Bahasan dalam Konferensi Panglima dari 27 Negara

0

Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr. Didit Herdiawan mewakili Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo, beberapa waktu lalu mengikuti Annual Chiefs of Defence (CHOD) Conference 2017 di Hotel Fairmont Empress, Victoria, Kanada.

Konferensi yang berlangsung dari 4-6 September 2017 ini digawangi oleh oleh tuan rumah bersama antara Kanada dan Amerika Serikat (United States Pacific Command, USPACOM). CHOD kali ini mengambil tema The Future Security Environment Challenges, Complexity and Cooperation.

Konferensi diikuti 27 negara yaitu Amerika Serikat, Australia, Bangladesh, Brunei Darussalam, Kanada, Cili, China, Kolombia, Fiji, Indonesia, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Malaysia, Meksiko, Mongolia, Nepal, Selandia Baru, Pakistan, Papua Nugini, Peru, Perancis, Singapura, Srilanka, Thailand, Timor Leste, dan Vietnam.

Konferensi CHODs 2017 adalah forum berskala multinasional dan multilateral yang bersifat strategis. Pertemuan mengangkat tiga topik yaitu Trend in the Indo-Asia Pacific, Countering and Preventing Violent Extremism, dan Peace Support Operations.

Konferensi ini merupakan bagian dari kerja sama keamanan yang bertujuan untuk meningkatkan saling pengertian dalam hubungan pertahanan militer guna menjaga stabilitas keamanan kawasan.

Kegiatan tahunan CHODs merupakan sarana yang tepat dan strategis dalam menjalin komunikasi dan tukar menukar informasi. Termasuk efektif untukl menyampaikan sikap dan pandangan Indonesia dalam hal ini TNI terhadap berbagai isu keamanan yang berkembang di kawasan Asia Pasifik.

Posisi strategis Indonesia di kawasan Asia Pasifik dapat dijadikan nilai tambah (credit point) dalam menunjukkan kepada negara di kawasan bahwa Indonesia bisa menjadi leading sector pada setiap upaya penyelesaian masalah yang timbul, khususnya di wilayah Laut China Selatan dan Laut Sulu.

Disela-sela pelaksanaan Konferensi CHODs Tahun 2017, Kasum TNI Laksdya Didit Herdiawan melaksanakan multilateral meeting dan bilateral meeting dengan pimpinan Angkatan Bersenjata dari beberapa negara.

Yaitu dengan Panglima USPACOM, Panglima Angkatan Bersenjata Australia, Selandia Baru, Pakistan, Perancis, Korea Selatan, Jepang, Inggris, Kanada serta dengan KSAL Malaysia.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.