“RiSing 50 Flight” Akan Menghiasi Langit Singapura Siang Ini, Jangan Lewatkan

0

Hari ini, Kamis 7 Agustus 2017, adalah puncak pelaksanaan peringatan 50 tahun hubungan diplomatik antara Indonesia dan Singapura.

Presiden Joko Widodo dan PM Singapura Lee Hsien Loong akan menyaksikan secara langsung puncak acara di Marina Bay, berupa combined flypast sebanyak 20 pesawat F-16 Fighting Falcon dari angkatan udara kedua negara.

Di atas Marina Bay ini, formasi gabungan akan membentuk angka 50 yang menandakan 50 tahun hubungan diplomatik kedua negara.

Baca RiSing 50: KSAU Akan Onboard di Pesawat F-16

Formasi angkasa 50 akan dibuat secara terpisah oleh pesawat masing-masing negara.

Angka 5 akan dilakukan oleh TNI AU dan angka 0 oleh RSAF.

Formasi angka 5 akan dipimpin oleh Letkol Pnb GM Yoga Ambara yang merupakan Komandan Skadron Udara 3 TNI AU. Dalam penerbangan ini, F-16 TNI AU akan menggunakan callsign Garuda.

Logo bersama combined flypast TNI AU dan RSAF.

Sementara formasi angka 0 akan dipimpin oleh Letkol Tan Hwee Roy yang merupakan Komandan Skadron 140 RSAF. Di pesawat ini juga ikut kepala staf RSAF Mayjen Mervyn Tan Wei Ming. F-16 RSAF akan menggunakan callsign Singa.

Untuk callsign bersama yang digunakan dalam penerbangan hari ini digunakan “RiSing 50”, yang merupakan singkatan dari Republik Indonesia untuk Ri dan Singapura untuk Sing. Sementara angka 50 menandakan periode hubungan diplomatik kedua negara.

Sebagai perwakilan TNI AU di Singapura akan dipimpin langsung oleh Panglima Kohanudnas Masda TNI Yuyu Sutisna.

Rangkaian penerbangan hari ini dari Lanud Roesmin Nurjadin, Pekanbaru yang akan diikuti oleh KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto yang onboard di pesawat F-16 TS-1623 Skadron Udara 3 Lanud Iswahyudi, Madiun dengan penerbang Letkol Pnb GM Yoga Ambara, akan dimulai dari flight brief di Wing 6 Lanud Roesmin Nurjadin pada pukul 09.30 Wib.

Baca Familiarisasi KSAU dengan F-16 Berjalan Lancar Jelang Rising 50

Dalam briefing ini semua hal terkait safety dan keserasian formasi disampaikan oleh komandan skadron. Termasuk contingency plan jika ada trouble.

Seperti menentukan alternated base untuk pendaratan darurat, bentuk formasi yang dibentuk jika ada pesawat yang gagal mengikuti formasi sehingga harus keluar dari formasi.

Mulai dari satu pesawat, dua pesawat, tiga pesawat, dan empat pesawat. Sehingga jika terjadi kondisi dimana pesawat yang terbang tidak lengkap, baik TNI AU maupun RSAF hanya akan membentuk formasi Delta. “Semoga tidak terjadi,” ujar Letkol Yoga singkat.

Setelah itu briefing dilanjutkan dengan video conference antara TNI AU dan RSAF sebagai koordinasi terakhir sebelum penerbangan.

Persiapan penerbangan akan dimulai pada pukul 11.45 dilanjutkan start engine pesawat di shelter Skadron Udara 16 pada pukul 12.00.

Setelah semua F-16 yang berjumlah 11 itu dinyatakan siap, diharapkan pada pukul 13.00 semua pesawat sudah meninggalkan Lanud Roesmin Nurjadin. Pada saat yang hampir bersamaan, dari Paya Lebar Air Force Base Singapura juga akan berangkat 11 pesawat F-16.

Kesebelas F-16 TNI AU akan terbang menuju Batam. Di koordinat yang ditentukan di barat daya Singapura, kesemua pesawat dari kedua negara akan bergabung untuk membentuk formasi arrowhead dengan leader dari RSAF. Pesawat akan terbang di atas Marina Bay.

Setelah itu, kesemua pesawat akan berbelok untuk masing-masing membentuk formasi angka 5 dan 0 yang akan menjadi 50. Formasi angka 50 ini akan melintas di atas Marina Bay dalam sorotan mata penuh rasa bangga dari kedua kepala negara.

Tentu akan menjadi tontotan menarik siang ini bagi warga Singapura atau warga negara Indonesia yang kebetulan tengah berada di Singapura.

Sselain combined flypast, di Marina Bay juga ditampilan drumband gabungan taruna dari AAU, AAL, Akmil dan dari Angkatan Bersenjata Singapura.

Menurut Letkol Pnb Ali Sudibyo sebagai perencana (planner) kegiatan yang saat ini berada di Singapura, semua persiapan sudah berjalan dengan baik. “Semua sudah lancar, siap melaksanakan kegiatan pagi ini, mohon doanya,” balas Ali kepada mylesat.com melalui WA. Perwira planner dari RSAF adalah Letkol Nick Wong.

Infografik pelaksanaan combined flypast yang membentuk angka 50. Grafik: RSAF

Setelah combined flypast berlalu, 20 detik kemudian akan menyusul di belakangnya dalam kecepatan tinggi lima pesawat F-15SG Strike Eagle RSAF dengan callsign Shikra, melakukan bomb burst.

Setelah melaksanakan combined flypast, dua pesawat F-16 yang masing-masing membawa KSAU Marsekal Hadi Tjahjanto dan Mayjen Mervyn Tan Wei Ming akan mendarat di Pekanbaru untuk melaksanakan refreshing dan silaturahim.

KSAU Marsekal TNI Hadi Tjahjanto dalam paparan panitia RiSing 50 TNI AU beberapa hari lalu di Seskoau, Lembang, Bandung, menekankan supaya pelaksanaan bisa berjalan dengan baik.

“Saya menilai perencanaan sudah detail dan rinci, sehingga kita tinggal pasrah kepada Yang Maha Kuasa, supaya pelaksanaan bisa berjalan dengan lancar dan aman. Tolong jaga kesiapan pesawat, karena ini sejarah buat kita bisa membuat angka 50 yang disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi dan Perdana Menteri Singapura,” beber Hadi panjang lebar saat itu.

Marilah kita doakan bersama, semoga pelaksanaan combined flypast siang ini di atas Marina Bay, Singapura akan berjalan dengan sukses dan aman.

Pesawat yang terlibat: 

  • F-16C/D Fighting Falcon TNI AU: Garuda
  • F-16C/D Fighting Falcon RSAF : Singa
  • F-15SG Strike Eagle RSAF: Shikra

Daftar 11 penerbang TNI AU:

  • Letkol Pnb GM Yoga Ambara dan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto
  • Letkol Pnb Nur Alimi
  • Mayor Pnb Pandu Eka P
  • Kapten Pnb Anugrah Gigih
  • Mayor Pnb B.A. Yudhistira
  • Mayor Pnb Andri S
  • Mayor Pnb Anwar Sovie
  • Mayor Pnb Agus Dwi A
  • Lettu Pnb Windi Darmawan
  • Mayor Pnb Bambang A
  • Letkol Pnb M. Anjar L

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.