Beginilah Rupa Ranpur Condor Kebanggaan Malaysia

0

Jika Indonesia punya ranpur Anoa, maka Malaysia mengembangkan Condor melalui industri pertahanan Malaysia, DRB-HICOM Defence Technologies Sdn. Bhd alias Deftech.

Prototipe Condor ditampilkan untuk pertama kali sebagai ranpur pendukung logistik Rheinmetall MAN Military Vehicles Condor 4×4 pada saat peringatan hari kemerdekaan Malaysia, 31 Agustus lalu.

Ranpur angkut personel (APC) ini telah diubah menjadi ranpur pendukung logistik model flatbed, dengan tujuan mampu mengangkut dan mendukung pesawat tanpa awak Aludra milik Deftech, meskipun kendaraan ini dapat juga digunakan untuk dukungan logistik umum.

Konversi meliputi pemindahan sebagian dari kompartemen pasukan model APC dan mengubah ruang yang dibebaskan menjadi flatbed untuk mengangkut kontainer pasokan.

Dengan ruang penumpang yang dieliminasi, kapasitas personel internal sekarang hanya terbatas pada komandan dan pengemudi.

Seperti dikutip janes.com, Deftech juga mempertimbangkan pemasangan integral loader crane untuk memudahkan bongkar muat.

Condor dikembangkan Deftech sejak akhir 2015 untuk kendaraan mobilitas dan pengangkut Aludra.

Aludra awalnya dikembangkan untuk operasi militer di Malaysia Timur, walaupun kontraknya telah kadaluarsa dan sedang dalam proses negosiasi ulang.

Meskipun varian kendaraan logistik saat ini bukan yang diinginkan Malaysia, Panglima AD Malaysia (yang sekarang Panglima AB Malaysia) Jenderal Raja Affandi pernah mengatakan bahwa rencana modernisasi dan peningkatan dari armada Condor akan mencakup sejumlah armada yang diubah menjadi transportasi logistik.

Deftech juga menampilkan prototipe upgrade Condor di parade hari kemerdekaan. Prototipe ini sudah mendapat penggantian mesin Mercedes Benz 168 hp dengan mesin Deutz 215 hp, yang meningkatkan output daya kendaraan.

Condor adalah ranpur APC 4 x 4 yang awalnya dirancang Thyssen-Henschel dari Jerman dan diproduksi oleh Henschel Wehrtechnik GmbH. Prototipe pertama selesai tahun 1978.

Condor dirancang sebagai penerus UR-416. Condor 2 pertama kali dijual tahun 2004. Saat ini Condor dianggap sebagai produk warisan Rheinmetall MAN Military Vehicles, yang merupakan bagian dari Divisi Sistem Kendaraan Rheinmetall.

Kendaraan yang hampir sejenis dengan Condor dalam jajaran produk RMMV saat ini adalah Survivor R.

Condor dirancang terutama sebagai model APC, namun juga dapat diadopsi untuk model lainnya termasuk ranpur antitank, kargo, kendaraan komando, ambulan, dan kendaraan pengintai.

Condor dibuat dari basis Mercedes-Benz Unimog, sedangkan Condor 2 berdasarkan Unimog U5000.

Deftech adalah perusahaan pertahanan Malaysia yang bergerak dalam pengembangan, pembuatan, dan pemasok ranpur dan logistik. Selain itu, Deftech juga membuat kendaraan bus komersial.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.