Sudah Aman, Granat Aktif Sempat Ditemukan di Bunker Lanud Adisutjipto

0

Peninggalan perang menjadi objek wisata yang menarik sekaligus mendidik. Namun di balik itu, situs wisata perang seringkali masih menyimpan potensi ancaman bagi warga sipil, terutama potensi ledakan dari amunisi bekas atau bahan peledak yang tidak sempat digunakan.

Seperti sebelumnya diberitakan mylesat.com, Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta telah merenovasi sejumlah bunker (lubang persembunyian) yang pernah digunakan penjajah Belanda dna Jepang selama masa perjuangan. Bunker-bunker itu sebagian sudah digunakan sebagai objek wisata.

Baca Yuk, Wisata Sejarah ke Bunker Berusia 70 Tahun di Yogya

Bunker yang sudah bisa dimasuki berada di halaman Museum Pusat Dirgantara Mandala, Lanud Adi Sutjipto, Yogyakarta. Karena masih banyaknya bunker, pihak Lanud kembali menggali dan mengekplorasi bunker di sekitar Lanud. Setidaknya telah ditemukan 9 bunker atau bahkan lebih.

Bunker yang merupakan terowongan pertahanan pangkalan yang dibangun Jepang sekitar tahun 1942 itu, memang tersebar di berbagai tempat.

Di antaranya di komplek pool kendaraan, Lapangan Wonocatur, persawahan, komplek perumahan, perkantoran wing, dan sekitar Mako Lanud Adisutjipto.

Bunker ini memiliki fungsi di antaranya untuk pertahanan, pengintaian, logistik, dan lainya.

Guna menjamin keamanan pengunjung dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, Komandan Lanud Adisutjipto Marsma Ir. Novyan Samyoga pun mengundang tim penjinak bom Gegana dari Brimob Polda DIY.

Baca Bagaimana Bisa Ribuan Manusia Padati Museum TNI AU Yogyakarta

Tim Gegana membantu membersihkan bunker di beberapa tempat.

Benar saja, dari hasil pencarian ditemukan granat yang diperkirakan peninggalan Jepang.

Tim Gegana berjumlah 8 orang dipimpin AKP Ripto, diterima Komadan Satpom AU Letkol POM Agus Suhandi serta Letkol Heri dari Museum TNI AU, Kamis (31/8). Tim langsung menuju lokasi tepatnya di Bunker 4 di lapangan Wonocatur.

Kasi Gaptib Satpom AU Mayor POM Sunarto saat mendampingi Tim Gegana, menyampaikan bahwa dalam ekplorasi Tim Gegana Brimob Polda DIY, tepatnya di Bunker 4 ( Bungker Logistik), ditemukan satu granat genggam yang diperkirakan masih aktif.

Di dalam bunker sebelumnya juga telah ditemukan satu granat genggam oleh tim kurve Lanud Adisutjipto.

Kedua granat selanjutnya dibawa oleh Tim Gegana untuk diamankan.

 

Teks: beny adrian

Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.