Begini Program Rahasia Soviet Memburu Intel Udara Dragon Lady

0

Ganti prototipe

Hari itu juga, komisi khusus dipimpin L. Chistyakov, Kepala Departemen Uji Terbang Kementerian Produksi Pesawat, tiba dilokasi. Menurut tim ini, sejumlah faktor jadi penyebab kecelakaan.

Seperti posisi mesin yang mempengaruhi pompa kontrol bahan bakar NR-10A yang pada gilirannya mempengaruhi kemampuan mesin. Selain itu, visibiliti yang terbatas juga mempengaruhi kenyamanan pilot.

Setelah itu, Komite Pusat Partai Komunis Uni Soviet dan Dewan Kementerian Soviet mengisyaratkan bahwa pra poduksi bisa disiapkan untuk E-50 memasuki tahap pabrikasi di markas Gorky Plant No 21.

Produksi massal booster S-155 diputuskan dilakukan di Plant No. 154. Selanjutnya, Kementerian Produksi Pesawat memerintahkan Plant No. 155 memperbaiki prototipe pertama dan membuat pesawat kedua dan meminta kepada AU untuk mengujinya.

Setelah melewati tahapan pengkajian-ulang, akhirnya diputuskan prototipe pertama sangat tidak mungkin dibangun ulang. Terlalu hancur.

Para ahli lalu memutuskan lebih baik membuat pesawat baru dengan memanfaatkan sejumlah komponen yang masih baik. Prototipe kedua E-50 yang dinamakan E-50/2 mulai dikerjakan dari 8 Juli hingga 7 Desember 1956.

Pada dasarnya tidak ada perbedaan dengan pesawat pertama. Sentuhan tambahan ada pada bagian ekor dan menaikkan dudukan exhaust dipangkal vertical stabiliser dan memperbesar rudder.

Berat total tinggal landas dengan 3.450 kg bahan bakar naik jadi 8.472 kg. Beda dengan prototipe pertama, E-50/2 sudah menggunakan dua kanon NR-30 kaliber 30 mm yang sebenarnya tidak pernah juga dipasang. Untuk uji terbang ditunjuk pilot uji dari LII, Valentin Vasin.

Memang hasilnya jauh melebihi pendahulunya. E-50/2 mengalami kemajuan pesat dalam uji terbang 1 Februari dengan mencapai ketinggian 23.600 m dan kecepatan menembus 2.130 km pe jam.

Melihat hasil ini, para ahli yakin ketinggian 25.000 m dan kecepatan maksimum 2.500 km per jam bukan tidak mungkin diraih. Diakhir program, E-50/2 melakukan 25 kali penerbangan dan 17 diantaranya menggunakan booster.

Karena keberhasilannya ini, pilot uji Valentin Vasin dianugerahi Hero of Soviet Union.

Beralih ke Agustus 1956, konstruksi prototipe ketiga E-50/3 mulai dikerjakan di Plant No 155. Lebih menyerupai pesawat tempur dengan dua kanon NR-30, alat bidik ASP-5N dan sistem kontrol senjata.

Supaya bisa terbang di ketinggian tinggi, pesawat dilengkapi penyalur oksigen KKO-2M, baju bertekanan VKK-3M dan helm pemanas elektrik GSh-4. Selain itu juga ditambahkan alat komunikasi khusus yang efektif di ketinggian 25 km.

Produksi prototipe ketiga ini rampung pada 17 April 1957. Bobot sedikit naik jadi 8.610 kg dengan kapasitas bahan bakar 3.554 kg.

Pada 21 Mei setelah menyelesaikan uji darat, pilot Valentin Vasin kembali terpilih untuk menerbangkan pesawat ketiga ini. Dan sukses.

Harapan mulai terbersit dari pesawat ketiga. Apalagi performa pendahulunya E-50/2 setelah melewati 20-25 kali penerbangan, juga memberikan kepercayaan besar kepada Yuri Skorov bahwa E-50/3 jauh lebih baik.

E-50/3 dengan demikian dipastikan mampu menjalankan misi tempur mencegat pesawat mata-mata U-2 Amerika yang sering melintasi wilayah udara Soviet.

Pada 8 Juli, Kementerian Produksi Pesawat menyarankan agar AU segera menguji E-50/3. Uji terbang ini penting dilakukan untuk mengidentifikasi kemampuan taktis jet pencegat yang menggunakan booster berbahan bakar cair.

Persis sebulan kemudian pada pukul 12.50, Letkol N. Korovin lepas landas.

Sesuai program, pesawat terus menanjak hingga ketinggian 20.000 m dengan booster aktif. Pada pukul 13.10, pilot melaporkan bahwa pesawat jatuh berputar.

Setengah menit kemudian Korovin melapor lagi bahwa pesawat sudah tak terkendali dan ia segera eject.

Dengan sangat kencang, E-50/3 yang sangat diharapkan menghujam Bumi di desa Radovitsy, 100 km tenggara pangkalan Ramenskoye. Korovin ditemukan tewas ditempat duduknya karena parasut ternyata tidak membuka.

Sejumlah friksi kemudian muncul yang sebagian meragukan kemampuan militer. Total E-50/3 baru merampungkan 10 penerbangan.

1 2 3 4
Share.

About Author

Leave A Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.